Satria F-150 Bergya Surabaya Sesungguhnya

Modif Suzuki Satria F-150 (Surabaya)

Belum genap satu minggu, Suzuki Satria F-150 nyampe di rumah, langsung digelandang. “Segera ubah tampilan di toko variasi yang sekaligus menerima pemasangan. Supaya tampil resik identik dengan modifikasi di Surabaya,” buka Nanang Yuliono.

Pada umumnya modifikasi kota pahlawan lebih banyak ubah penampilan luar saja, supaya masih bisa dibawa keliling kota. Seperti aplikasi pernik-pernik aluminium berwarna cerah yang diyakini bisa membikin mata melirik.

“Kalau dulu mungkin Posh asal Thailand lebih dikenal kebanyakan pecinta modifikasi. Setelah lama menghilang, justru sekarang pernik semacam Posh itulah lebih banyak diburu pecinta modifikasi meski bukan berlabel Posh seperti dulu,” bilangnya.

Perubahan bergaya racing look dipilih lantaran Nanang punya kenangan masa lalu, menjadi pembalap pada 1998. “Mending modifikasi bergaya drag. Biasanya balap lurus itu menggunakan pelek tapak kecil dan ban model slick. Supaya lebih gampang mencapai top-speed,” imbuh Nanang.

Untuk kaki-kaki, sengaja diberikan nuansa krom supaya lebih tampak elegan. “Celup krom musti diboyong ke Bangil karena disana lebih bagus dan tahan lama. Tapi, saya minta krom lebih cepat supaya bisa mengikuti kontes modifikasi di Surabaya,” ceritanya.

“Untuk mesin, hanya mengganti beberapa bagian saja. Seperti aplikasi piston CBR 250R yang dibarengi dengan pergantian karburator Mikuni kotak. Pelepas gas buang milik DBS serta CDI berlabel BRT dipasang. Ubahan itu saja dirasa sudah cukup mendongkrak power motor,” ungkap pria bertato ini.

Usaha tidak sia-sia, “Saya juga tidak menyangka di kontes modifikasi bisa meraih The Best Blink-Blink,” bangga Nanang tentang piala yang diraihnya dalam event contezt baru-baru ini di Surabaya.

Variasi Ninja
Jika dicermati secara mendetail, justru ada beberapa bagian pernik berwarna merah yang sebenarnya bukan buat Satria. “Berlabel Bikers yang sejatinya untuk Kawasaki Ninja 250R. Sengaja saya aplikasikan ke motor bebek. Tapi, musti sedikit mengakali supaya bisa klop. Seperti yang tertempel pada swing-arm,” urai pria berbadan subur ini.  (motorplus-online.com)

DATA MODIFIKASI
Ban depan: Swallow 60/80×17
Ban belakang : Swallow 70/80×17
Pelek depan : TDR 1,60×17
Pelek Belakang : TDR 1,85×17
Cakram: KTC
Stabilizer: KTC

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s